Februari 5, 2011

Catatan seorang engineer – Valve

Posted in Catatan Seorang Engineer, kerja pada 11:06 pm oleh syofuan

Valve (part 1)

Tak terasa sudah 3 bulan ini begitu banyak waktu kuhabiskan dikeriuhan yang sepi dalam lingkungan “under construction”. Terngiang dengan jelas statement seorang senior se-almamater di milis alumni : “Dengan menulis kita akan membawa EPOS (Energi Positif), dan yang paling penting, menulis dapat membawa kebahagian..bagaimana mungkin????karena dengan menulis…kita memberi kesesama kita…sembawa senyum, kebahagiaan dan kepuasan spiritual…”

Mangstab…malam ini, dari tepian Kali Malang, Cikarang, Bekasi, kugerakkan tangan ini untuk memulai menuangankan catatan harian ku – Catatan seorang Engineer –

Hari Ke-1

Begitu banyak istilah di dunia engineering, salah satu istilah yang paling sering sering kita dengar adalah valve.

Valve, atau yang bila kita terjemahkan bebas kedalam bahasa Indonesia, dapat diartikan sebagai katup atau pembatas. Sesuai arti katanya, valve mempunyai tugas utama yaitu untuk membatasi atau mengatur lalu lintas fluida dalam suatu saluran atau pipa.

Ada beberapa pembagian kelompok untuk valve, antara lain adalah :
1. Berdasarkan cara kerjanya untuk membatasi,
2. Berdasarkan kegunaan/pemanfaatannya,
3. Berdasarkan penggeraknya,
4. Berdasarkan standar pembuatannya,
5. Berdasarkan kelas kerjanya,
6. Berdasarkan materialnya, dll

Berdasarkan cara kerjanya, valve dapat kita kelompokkan menjadi :
a. Gate Valve (Katup tipe pintu)

Valve tipe ini adalah salah satu jenis valve yang paling banyak kita jumpai. Cara kerjanya sangat sederhana, yaitu membatasi aliran fluida dengan cara membuka atau menutup pintu utama keatas dan kebawah. Cara yang sama seperti yang diadopsi untuk membatasi aliran pada kanal atau irigasi di sawah.

b. Butterfly Valve (Katup tipe kupu-kupu)


Sesuai dengan namanya, valve tipe ini cara kerjanya adalah dengan memutar piringan (disk) pada sumbu utamanya untuk membuka atau menutup jalan fluida. Gerakan memutar ini mirip dengan gerakan mengepak pada kupu-kupu, sehingga dinamakan butterfly valve, atau katup tipe kupu-kupu.

c. Ball Valve (katup tipe bola)

Untuk valve jenis ini, metode buka-tutup jalur menggunakan bola (disk pada butterfly valve) berlubang ditengahnya. Jika posisi bola ada dijalur, valve dalam kondisi tertutup, dan sebaliknya, jika posisi lubang ditengah bola yang ada di jalur, valve dalam posisi terbuka.

Ada 2 tipe Ball Valve, pertama, ukuran lubang di bolanya ada yang full (penuh) dengan ukuran diameter rumahnya (koneksinya), yang kemudian disebut Full Bore,

dan ada juga yang ukuran lubangnya yang lebih kecil dari ukuran diameter rumahnya (koneksinya), yang dikenal dengan nama Reduced Bore.

d. Globe Valve
Valve yang satu ini menciptakan jalur khusus dalam rumah valve, dimana aliran fluida masuk, kebawah, naik keatas dan keluar.

Pada posisi fluida dari bawah keatas inilah metode buka-tutup jalur dilaksanakan, dengan bantuan penyumbat yang bergerak turun-naik.


Dengan metode ini, aliran fluida tidak bergejolak terlalu besar, sehingga tidak menimbulkan turbulensi.

Quote :
# Faiz : “Lah, kira-kira valve jenis apa yang paling buanyak digunakan bi???”
# Abi Faiz : “Tergantung, kak…tergantung peruntukannnya…tapi kira-kira seperti ini…

Dari beberapa metode buka-tutup jalur ini, terdapat nilai lebih dan kekurangan pada masing-masing tipe, yaitu antara lain :

* Butterfly valve adalah valve yang secara konstruksi paling sederhana. Oleh karena itu, dari segi biaya pembuatan juga yang paling murah. Dilain sisi, karena konstruksi yang sangat sederhana, valve tipe ini juga kekuatan tahan alirannya juga yang paling rendah.

* Ball valve adalah jenis valve yang mempunyai respon waktu buka-tutup paling singkat, oleh karena itu paling pas untuk penggunaan yang membutuhkan respon cepat, semisal untuk fluida udara/gas.

* Globe valve, dengan konstruksinya yang kokoh, mempunyai kekuatan tahan yang paling baik. Tapi, karena konstruksinya yang kokoh itu juga, pembuatannya jadi lebih sulit sehingga membutuhkan biaya yang lebih tinggi.

* Untuk level pembukaan valve yang paling lebar, Gate valve adalah pilihan yang pas. Selain itu, cara kerjanya yang sederhana juga menyebabkan biaya produksinya tidak terlalu mahal, sehingga menempatkan valve jenis ini sebagai valve yang paling banyak digunakan.

Quote :
# Abi Faiz : “Wis ngerti durung kuwe, kak…???”
# Faiz : “!@#$%^&*()…..”

Berdasarkan kegunaan/penggunaannya, valve bisa kita kelompokkan manjadi :
a. Maintenance Valve
Untuk kegunaan jenis inilah valve paling umum diadakan, untuk mempermudah proses perawatan.

b. ByPass Valve
Pada kondisi ini valve umumnya bekerja Normally Closed (NC), dan hanya akan digunakan (open), ketika valve pada jalur utama sedang bermasalah atau diperbaiki, dengan harapan sistem tetap bekerja dengan baik.

c. Safety Valve
Valve yang satu ini di desain untuk memastikan bahwa tekanan didalam jalur berada pada tekanan normalnya, ketika tekanan dalam jalur naik melebihi set point, maka valve akan bekerja untuk membuang kelebihan tekanan ke udara luar.

Berdasarkan penggeraknya, valve dapat dikelompokkan menjadi :

a. Manual Valve
valve jenis ini menggunakan 100% usaha manusia untuk buka-tutup nya atau dengan kata lain, manual pengoperasiannya.

b. Motorized Valve
untuk tipe ini, batang (stem) valve dihubungkan (joint/couple) dengan penggerak (aktuator) yang berupa motor listrik. Pada pelaksanaannya, ada yang menggunakan listrik AC (alternating current = listrik arus bolak-balik) dan ada juga yang menggunakan listrik DC (direct current = listrik arus searah).

c. Solenoid Valve
pada jenis valve ini, penggerak buka-tutup valve adalah rangkaian elektro-magnet yang ditimbulkan oleh kumparan yang dilalui arus listrik.

d. Hidraulic Valve
untuk jenis ini, penggerak utama valve adalah fluida cairan (hidro), bisa berupa oli ataupun yang lainnya.

e. Pneumatic Valve
pada Pneumatic valve, sumber penggerak utama adalah fluida udara/gas, yang umumnya berupa udara bertekanan (compressed air).

Quote :
# Faiz : “Nek valve-valve ini, opoo beda ne dengan valve yang dah dijelaskan diatas, bii???
# Abi Faiz : “Yo, asli ne ra beda, kak…Valve-valve e, jenis e yo tetep seperti yang dah dijelasin sebelum e, tapi untuk penggerak e ditambah aktuator iku kui…”

# Faiz : “Lah, trus sing paling akeh digunak ne, sing dhi bii???”
# Abi Faiz : “Lah pertanyaan ne kog podho…piye yo nek njelasno…ngene…

* Manual valve paling sederhana
* Motorized valve paling mudah digunakan, tinggal dihubungkan dengan sumber power, langsung Jreeeenng
* Solenoid valve lebih murah dibandingkan dengan Motorized valve, karena tidak menggunakan motor, hanya kumparan saja
* Hidraulic valve tentunya memberikan kekuatan yang paling besar, dan sebaliknya, juga membutuhkan biaya yang besar dari instalasi dan pemeliharaan
* Pnuematic valve, biaya relatif lebih murah bila dibandingkan Hidraulic, instalasi lebih sederhana (fluida udara/gas), lebih cepat responnya, tetapi kekuatannya lebih lemah jika dibandingkan dengan Hidraulic valve

Quote :
# Abi Faiz : “Piye, wis mudeng durung ???”
# Faiz : “kuuuk…….kuuukkkkk”
# Abi Faiz : “Dasar si kakak…tijelasin malah Abi ditinggal turu,,,”

Iklan

14 Komentar »

  1. referensinya kalau boleh tau Mas?
    geankoplis? McCabe?

  2. yaya said,

    makasi ya mas..izin copy ya

    • syofuan said,

      lanjutkan gan…

  3. andi tekad said,

    mas minta tolong penjelasannya mengenai motorise valve dengan kontrol PID boleh gak?

    • syofuan said,

      kalo motorized valve itukan aktuatornya ya om andi, nah kalo controlnya mungkin kita bahas next ya…salam kenal dari syofuan

  4. Nanang said,

    referensinya bang.,.,.,.

  5. afmardi said,

    Numpang nanya mas.klo kita mau intalasi globe valve pada sistem pendingin, apakah posisi globe valve nya sesudah system atau sebelum system pendinginnya ? Soalnya kita mau mengatur debit yg masuk ke system pendinginnya. Thanks

    • syofuan said,

      Dear Aframardi,
      Salam kenal dari syofuan…
      Kalo boleh tau niy :
      1. sistem pendinginnya apa ya???unit chiller, unit AHU/FCU, atau instalasinya???
      2. valve (globe valve) yang bakal diinstalasi fungsinya buat apa ya???untuk stop valve atau untuk balancing???

      Kalo coba saya tebak, mungkin sistem pendingin yang Afmardi maksud unit Chiller/AHU/FCU ya, dan fungsinya buat balancing (mengatur aliran). Nah, kalo memang seperti itu, sepanjang pengalaman kita, umumnya valve dipasang sebelum unit. Alasannya adalah untuk membatasi aliran yang masuk ke unit, karena yang menjadi concern kita adalah kapasitas pendinginan unit.

      Sebenarnya, valve mau dipasang sebelum atau setelah unit tidak masalah, akan tetapi masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri. CMIIW

  6. opik_hebat said,

    mksih atas referensinya,,, ^_^

  7. gans said,

    Klo vale untuk air kotor dan keruh pressure 8 bar? (langsung dari sungai)
    cocoknya apa?

    • syofuan said,

      kalo boleh tahu, itu valve fungsi buat apa ya om???
      buat isolating valve ato bagaimana???
      kalo untuk isolating valve, mungkin pilihan pada gate valve atau ball valve bisa digunakan…

  8. mztharnoe said,

    lalu apa fungsi flexible joint kak

    • syofuan said,

      #mztharnoe..secara etimologis, flexible joint is a joint that holds two parts together so that one can swing relative to the other (http://www.thefreedictionary.com/flexible+joint). Atau secara kasar dapat kita artikan sebagai bagian penghubung antara dua benda yang dapat bergerak secara bebas (flexible), sehingga satu bagian dapat bergerak relatif terhadapa bagian lainnya.

      Jika kita aplikasikan kepada bidang pemipaan (piping), flexible joint adalah salah satu aksesories dimana tujuan utama pemasangannya adalah untuk mengabsorb getaran. Umumnya dipakai pada pipa yang akan berhubungan langsung dengan benda yang bergetar, misal : pompa, kompressor, dll.

      Mungkin seperti itu penjelasannya. Semoga bisa membantu…

  9. arif said,

    ASsalamualaikum,

    Maaf mas mau tanya ni,…
    1. gimana cara membedakan globe valve dan SDNR valve pada kondisi sudah terpasang atu lagi y.
    2. gimana cara belajar jadi piping engineer yang baik.

    Matur suwun


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: